LKS Provinsi Jawa Timur merupakan ajang bergengsi untuk mengukur kompetensi, inovasi, dan mentalitas siswa SMK di bidang vokasi. Tahun 2026 ini, fokus persiapan didasarkan pada standar industri terkini, sesuai dengan semangat peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di Jawa Timur, sebagaimana disosialisasikan dalam panduan teknis tahun ini. Persiapan intensif telah dilakukan selama kurang lebih 3 bulan terakhir untuk memastikan delegasi mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik.
Sebanyak 1.806 peserta mengikuti Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Dasar dan Menengah (LKS Dikmen) tingkat Provinsi Jawa Timur 2026 yang berlangsung 6–10 April, mempertandingkan 52 bidang lomba serta dua eksibisi. Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026 akan berlangsung di Surabaya dan Sidoarjo, melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan menengah. LKS bertujuan untuk memotivasi siswa, meningkatkan keahlian sesuai standar industri, dan mempromosikan lulusan kepada dunia usaha.
Beberapa siswa dari SMKN 2 Ngawi berhasil lolos dari seleksi LKS tingkat Kabupaten Ngawi dan maju ke tingkat provinsi Jawa Timur. Untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi Jawa Timur yang akan datang banyak sekali persiapan yang dilakukan selama kurang lebih 3 bulan terakhir, dengan harapan bisa memberikan yang terbaik pada saat perlombaan dan bisa mengharumkan nama SMKN 2 Ngawi, serta membanggakan orang-orang di sekitar.
Menurut Kepala SMKN 2 Ngawi, Muslim S.Pd, M.KPd “Saya melihat skill anak-anak sudah ada peningkatan. Tentunya melalui peran serta bimbingan dari para guru dapat menganalisa dan mengembangkan kreatifitas serta inovasi dari para peserta. Apa yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan akan menjadi catatan untuk mewujudkan mutu pendidikan yang makin lebih baik,” jelasnya.Doa yang terbaik bagi siswa/siswi SMKN 2 Ngawi yang sedang berjuang di LKS provinsi Jawa Timur ke-34 ini. Apapun hasilnya nanti semoga menjadi pembelajaran yang berharga dan membawa dampak positif.

